Walau Tidak Ada Riwayat Sakit Jantung, Kenapa Eriksen Bisa Kolaps?

941 views

Dunia sepakbola dihebohkan dengan insiden kolapsnya Christian Eriksen di tengah pertandingan Grup B antara Timnas Denmark melawan Timnas Finlandia akhir pekan lalu yang mengejutkan banyak orang. Diketahui kalau sang pemain mengalami gangguan pada jantungnya.

Eriksen jatuh tersungkur beberapa menit sebelum memasuki masa injury time babak pertama. Kejadian tersebut membuat banyak orang panik dan terkejut, karena Eriksen sama sekali tidak bergerak di atas lapangan.

Pemandangan ini tentunya mengundang banyak kenangan traumatis soal pesepakbola yang meninggal di atas lapangan. Seperti Cheick Tiote, Piermario Morosini, hingga pemain Persela Lamongan, Choirul Huda.

Beruntung, kondisi yang dialami Eriksen tidak parah. Ia sudah sadar ketika ditandu keluar lapangan oleh tim medis yang bertugas. Eriksen berangsur memulih ketika sudah berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Tak Ada Riwayat Penyakit Jantung

Dari hasil laporan, Eriksen diketahui sempat mengalami gagal jantung (cardiac arrest) seperti Morosini saat sedang membela Livorno tahun 2012 lalu. Ini cukup aneh mengingat pemain Inter Milan tersebut tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

“Hasil tesnya hingga tahun 2019 benar-benar normal tanpa kesalahan pada jantung yang jelas. Dia dites setiap tahun. Saya bisa menjamin karena saya yang melaksanan tesnya,” ungkap mantan kardiolog Tottenham, Sharma, kepada Daily Mail.

[Saat melihat insidennya] saya berpikir, ‘Oh Tuhan? Apakah ada sesuatu yang kami tidak lihat?’ tapi saya melihat hasil tesnya dan semuanya terlihat sempurna,” lanjutnya.

Selamat Karena Penanganan Yang Cepat

Untungnya, Eriksen langsung mendapatkan penanganan yang cepat dari tim medis. Andai tindakan CPR tidak segera dilakukan, hampir dapat dipastikan nyawa gelandang berusia 29 tahun tersebut bakal melayang seperti yang dijelaskan lagi oleh Sharma.

“Dimulai dari anda jatuh ke tanah hingga pada momen mereka membuat jantung anda berdetak lagi dikenal sebagai waktu henti. Semakin lama waktu henti anda, semakin buruk harapan anda,” kata Sharma.

“Untuk setiap menit di mana mereka tidak mengembalikan anda, jika anda tidak mendapatkan CPR yang baik, peluang bertahan hidup akan turun sekitar tujuh persen,” tandasnya.

Sekarang, Eriksen harus menjalani lebih banyak tes di rumah sakit untuk mengetahui kondisi tubuh yang sesungguhnya. Belum diketahui secara pasti kapan ia bisa kembali merumput dan memperkuat negaranya.

Tags: #berita bola #berita euro #christian eriksen #timnas denmark

Leave a reply "Walau Tidak Ada Riwayat Sakit Jantung, Kenapa Eriksen Bisa Kolaps?"

Author: 
    author