Pelatih Persebaya Surabaya Berkeinginan Kegemilangan Timnya Berlanjut Saat Menghadapi Persikabo 1973, Usai Mengalahkan Bali United

Ababydirectory.com - Persebaya Surabaya memulai seri keempat alias putaran kedua kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 dengan melawan Persikabo 1973. Laga jornada ke-18 itu akan dilaksanakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (10/01/2022).

Klub asal Kota Pahlawan ini memiliki bekal yang positif untuk menjalani seri keempat di Pulau Dewata. Sebelum memasuki putaran kedua, Bajol Ijo melakoni partai tunda jornada ke-17 dengan menang 3-1 Bali United di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Rabu (05/01/2022) lalu.

Duel meladeni Serdadu Tridatu itu berjalan dengan penampilan para pemain Persebaya yang istimewa. Tiga brace Bajol Ijo merupakan sumbangan Samsul Arif (5’), Bruno Moreira (65’), dan Marselino Ferdinan (74’).

Menariknya, tim besutan Aji Santoso ini sesungguhnya tidak berlaga dengan kekuatan penuh lantaran absennya enam pilar inti. Empat di antaranya belum kembali dari Timnas Indonesia, yaitu Ernando Ari, Rachmat Irianto, Rizky Ridho, dan Ricky Kambuaya.

Baca Juga: David da Silva dan Bruno Cantanhede di Sektor Depan Persib Bandung Membikin Pelatih Pangeran Biru Cukup Puas.

Lalu, bek Alie Sesay memperkuat Timnas Sierra Leone yang bakal bermain di Piala Afrika 2021. Sedangkan penyerang Jose Wilkson seharusnya mampu dimainkan, tapi dia terlanjut dipinjamkan ke Persela Lamongan.

Juru racik Persebaya Surabaya, Aji Santoso, berkeinginan tren kemenangan itu berlanjut ketika meladeni Laskar Padjajaran. Tetapi, dia mengingatkan kepada anak didiknya untuk tetap fokus dan berjuang keras menghadapi Persikabo 1973.

“Mudah-mudahan hasil melawan Bali United membawa dampak positif untuk mental pemain supaya bisa menang melawan Persikabo. Tetapi, tidak ada jaminan Persebaya bisa menang kalau tidak mau berjuang,” ujar Aji.

“Kami menang melawan Bali United karena punya semangat berjuang yang bagus. Keinginan untuk menang lebih besar. Kalau anak-anak berjuang, kemungkinan besar peluang akan menang. Setiap pertandingan dalam kompetisi itu ibarat final,” imbuhnya.

Masih dari partai meladeni Serdadu Tridatu, gol balasan musuh lahir berkat tendangan Eber Bessa di menit ke-14. Pelatih asal Malang ini menyoroti brace klub musuh yang dirasa seharusnya mampu diantisipasi. Dia minta anak didiknya untuk tidak kembali menjalankan blunder.

“Gol lawan itu terjadi karena kesalahan kami. Setiap pertandingan saya melakukan evaluasi. Supaya tidak terulang lagi, saya meminta anak-anak untuk tidak melakukan kesalahan di sepertiga pertahanan sendiri,” tutur Aji.

Hasil ini membikin mengoleksi 33 angka, meskipun tetap di posisi keempat dari 17 duel yang sudah dijalani di kompetisi BRI Liga 1 2021/2022.

Leave a reply "Pelatih Persebaya Surabaya Berkeinginan Kegemilangan Timnya Berlanjut Saat Menghadapi Persikabo 1973, Usai Mengalahkan Bali United"

Author: 
    author