Gelandang Muda Persebaya Surabaya Pantas Tampil di Luar Negeri, Aji Santoso: Jangan ke Malaysia Deh, Tapi di Eropa Saja!

Ababydirectory.com - Winger muda Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan, masih menjadi pembicaraan dengan penampilan bagusnya di kompetisi BRI Liga 1 2021/2022. Di umur 17 tahun, dia sanggup bermain konsisten dan secara reguler masuk starting eleven.

Marselino cukup fenomenal musim ini. Sebagai pilar muda yang masuk tim inti Bajol Ijo, kontribusinya cukup bagus dengan mencetak tiga brace dan empat assist dari 12 duel.

Punggawa kelahiran Jakarta ini biasanya menduduki posisi winger serang, tapi bukanlah bertipe playmaker. Dia adalah amunisi yang ditugaskan memberikan kejutan dengan kemampuannya melepas sepakan jarak jauh dengan keras.

Banyak yang menganggap pilar berusia 17 tahun itu pantas untuk memperoleh peluang tampil di luar negeri. Juru taktik Persebaya Surabaya, sepakat dengan pendapat itu. Lalu, apa ujarnya?

“Marsel selama kompetisi tampil cukup bagus. Dia selalu berjuang. Menurut saya, dia pemain yang lengkap, bisa gelandang box-to-box, bisa mengumpan, merebut, dan cetak gol. Tetapi, saya berpesan kepada Marsel, perjalanan masih panjang, jangan berpuas diri,” ujarnya.

“Targetnya dia seharusnya bermain di luar negeri. Dan di luar negeri itu, menurut saya jangan di Malaysia, di Korea, Jepang, atau mungkin bahkan kalau memungkinkan di Eropa,” imbuh pelatih berusia 51 tahun itu.

Baca Juga: Jadwal Komplit Jornada ke-19 Kompetisi BRI Liga 1: Ada Laga Derbi Kalimantan dan Pertandingan Seru Persib Bandung Menghadapi Bali United.

Sudah bukan rahasia lagi, Malaysia biasanya menjadi tujuan punggawa Indonesia untuk berkarier di luar negeri. Padahal, level ajangnya masih belum berbeda jauh, meskipun berada di atas Indonesia.

Peluang berkarier di Asia Timur, seperti Korea Selatan atau Jepang, bakal menambah pengalaman gelandang berpostur tinggi 176cm itu. Sang pilar bahkan mempunyai potensi besar untuk menjadi tumpuan di tim Eropa.

“Marsel tercatat sebagai salah satu dari 60 pemain bertalenta di dunia. Saya berharap Marsel bisa bermain di luar negeri, dengan catatan dia masih tetap disiplin bekerja keras, dan tidak terlena dengan pujian selama ini,” ucap Aji.

Berita itu memang pernah menggemparkan. Adik dari Oktafianus Fernando itu masuk dalam daftar 60 pemain muda terbaik dunia yang diberitahukan oleh media Inggris, The Guardian, pada 06 Oktober 2021 lalu.

Punggawa yang akrab disapa Marsel itu disejajarkan dengan pemain muda Lazio, Luka Romero. Lalu ada juga amunisi muda Borussia Dortmund, Youssoufa Moukoko. Tidak ketinggalan masuk juga nama Elias Solberg yang merupakan pemain muda milik Juventus.

Winger bernomor punggung 7 di Persebaya Surabaya ini sendiri tercatat sudah mencatatkan lima performa di kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 bareng Bajol Ijo dan seluruhnya sebagai pengganti. Dia melakoni debutnya di umur 17 tahun ketika Persebaya menang dengan skor 3-1 atas Persikabo 1973 pada 11 September 2021.

The Guardian memberitahukan daftar pemain muda terbaik di dunia tiap tahunnya. Nama-nama besar seperti Vinicius Junior, Jadon Sancho, Takefusa Kubo, hingga Pedri pernah masuk dalam daftar ini.

Pemain didikan kompetisi internal Persebaya ini sendiri termasuk pilar yang rendah hati tiap kali ditanya tentang penampilan mengesankannya musim ini. Dia tidak ingin terlena dengan sanjungan-sanjungan yang mampi berdampak pada kesombongan.

“Ada dukungan dari teman dan keluarga. Mengingatkan ada kata-kata agar tidak seperti “sombong” atau “tinggi hati”. Saya harus semaksimal mungkin dalam bermain,” tutur pemain jebolan Indonesia Muda itu.

Leave a reply "Gelandang Muda Persebaya Surabaya Pantas Tampil di Luar Negeri, Aji Santoso: Jangan ke Malaysia Deh, Tapi di Eropa Saja!"

Author: 
    author